Skip to main content

siklus tapal kuda

minggu, senen, selasa...
Sedari minggu kemaren badan gw tepar, ga berdaya buat ngerjain ini itu semau gw.
Jadi, minggu kmren tepatnya sehabis shalat subuh dada gw kerasa sakit, bisa dibilang sesak. Udah gitu badan gw demam tapi dari kaki sampe sebatas pinggang kerasa dingin.

Hhm, awalnya mikir ga akan berlangsung lama kondisi gw kaya gitu. gw juga gmw langsung d ajak ke dokter. Tapi makin siang makin ga karuan rasanya badan gw. Panas semakin menjadii. Akhirnya gw nurut juga buat diajak ke dokter, nyokap gw ga tega ngeliat gw yang udah terkapar lemes, yg biasanya dy ngeliat gw leye leye berisik ga jelas. Hahaha

Sampe sekarang gw juga masih lemes, cuman gw bosen, cuman tidur bangun tidur bangun. Minum obat, minum susu beruang, Pocari,buah. (ketauan gak puasa #uups) Yah namanya juga sakit, dikasih ini itu ga gitu nafsu, mulutnya tetep kerasa sepaa. -.-"


Ramadhan gw kali ini banyak sedihnya T.T
Banyak bolongnya, ga smpet itikaf, dan kayaknya ga keburu buat khatamin lagi. T.T
Ya Allaaaaah, maaaaf. :'(


Meskipun gitu tetep ada hal yang harus gw syukuri. Masih ada keluarga gw yang sabar ngerawat gw pas sakit, nyokap gw yang mijitin, kaka gw yg nganter ke dokter. Waah subhanallah. Pertolonganmu sungguh dekat Ya Allah, Kau menghadirkan melalui orang-orang tersayang di sekitarku.. :))

Menjelang lebaran yang tinggal menghitung hari. Doa terbaik supayaa bisa menyambut idul fitri dengan kondisi tubuh gw yang lebih lebih baik lagiii. Aamiin


Ga mau liburan yang cuma seminggu ini cuman diisi sama sakit doang. Ngerasain panaas sampe 39.2 derajat C, dengan siklus tapal kuda yang cukup menguras tenaga. Hehe

Comments

Popular posts from this blog

Andai Aku Tidak Menikah Dengannya

Dialog Rasulllah dengan ‘Ukaf ibn Wida’ah Al Hilali “ Apakah engkau telah beristri hai ‘Ukaf?” “Belum Yaa Rasulullah “ “Bukankah engkau memiliki budak wanita ?” “Tidak Ya Rasulullah.” “Bukankah engkau pemuda sehat dan mampu hai ‘Ukaf?” “Benar Ya Rasulullah.” “Kalau demikian engkau termasuk teman syaithan. Atau engkau termasuk pendeta Nasrani. Lantaran itu bearti engkau termasuk golongan mereka. Atau mungkin engkau termasuk golongan kami, maka hendaklah engkau berbuat seperti apa yang kami lakukan. Karena sunnah kami adalah beristri. Orang yang paling buruk diantara kami adalah orang yang membujang. Dan yang paling hina diantara kami adalah para bujangan... “ Sepotong cerita yang didapat dari buku yang sedang dibaca. Helai demi helai lembaran yang saya baca semakin membuat tertunduk,merasa semakin malu dihadapanNya. Dan bukankah malu sebagian daripada iman ? Yaa, satu hal lagi yang semakin terpatri, sungguh janganlah kita beputus asa dari rahmat Allah :”) *** Andai...

^__^

haaa,,  bete gw lumayan terobati,,  hari terakhir (resmi) PL malah ada perasaan bete.. gtw kenapa, kaya orang lagi banyak pikiran..  but guys, did you know, we just have to turn on " batik bazar " ,, haha baru saja liat yang berkelipan disana sini, liat warna-warni berpajangan, liat kain yang melambai-lambai, liat wajah-wajah yang mengharapkan datangnya keajaiban di hari akhir saat bazar,  semua benda yang di pajang seakan memanggil naluri gw untuk menjadikannya hak milik gw..  #tsaah

Allah berkata: " Ya, Ini terbaik Untukmu..."

Sedikit menanggapi postingan "Aku ujian bagimu, kamu ujian bagiku..." kalau mau ditelaah lagi, banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjalanan kisah Mba Adinda dan Mas Putra. Sedikit saya akan coba menggambarkan dari sudut pandang saya, bukannya lancang tapi ada bagian-bagian yang juga pernah saya alami. #Istighfar Keran Air Hati kita bagaikan keran air. Loh kenapa keran air? Biasanya Gembok dan Kuncinya. Hee, iya itu memang benar tentang gembok dan kunci, tapi tetap saja yang menggenggam hati kita hanyalah Allah semata, jadi perihal gembok dan kunci mintalah sama Allah. :) Atau sering terdengar... " iyaa hati kita digembok, kuncinya ada di ayah saya, so datangilah ayah saya. hihi. " Ahh udah ah, balik lagi ke keran air, ungkapan ini sebelumnya sempat saya baca dari salah satu postingan Bang Tere. Jangan membuka keran hati kita, jika belum siap untuk mengaturnya. Jangan sekali - kali membukanya jika memang belum ada ada wadah yang bisa menampungnya. Jik...