Skip to main content

MECCA


"Mungkin saja orang tuamu yang sudah berumur lebih dari 50th dan belum bisa pergi ke Mekah, karena masih membiayaimu sekolah, kuliah...  " 
"Sekarang saatnya kalian untuk perhatian ke orang tuamu "
" Ajak mereka ke Mekah, Naikan Haji orang tuamu, atau jika belum bisa Umroh-kan orang tuamu"

-Sepenggal celotehan Sang Ustad siang ini-



Ya Allah...
Ingin ke Mekah
ingin mengunjungi Al Haram
ingin bisa beribadah disana bersama umi
entah itu Haji ataupun Umroh 
Mungkin juga bisa ditemani dengan Sang Mahramku
Izinkan untuk bisa menyentuh Ka'bah Mu
Mencium Hajar Aswad Mu
Berlari kecil dari Safa ke Marwa
Mengelilingi Ka'bah Mu
Melempari "syetan" dalam rangkaian indah Ibadah kepada Mu

Allahhumma sholli ‘alaa Saidina Muhammad wa ‘ala aalihi Saidina Muhammad ,kamaa sholaita ‘ala saidina Ibrahiim wa ‘ala aalihi saidina Ibrahiim, wa baarik ‘ala saidina Muhammad wa ‘ala aalihi saidina Muhammad, kamaa baarakta ‘ala saidina Ibrahiim wa ‘ala aalihi saidina Ibrahiim, fil alamina innaka hamiidum majiid.”

Ya Allah jadikan hamba orang yang kaya
kaya Iman, Kaya Ilmu , Kaya Hati, Kaya Harta dan Dermawan

Ya Allah...
Jauhkan hamba jadi anak yang durhaka kepada orang tua
Jadikanlah hamba, hamba yang bermanfaat untuk keluarga, agama, masyarakat

Ya Alah...
Semoga hamba meninggal dalam keadan khusnul khotimah
Mendapat Surga-Mu
Dijauhkan dari neraka-Mu


Aamiin
Allahumma Aamiin

Comments

Popular posts from this blog

Andai Aku Tidak Menikah Dengannya

Dialog Rasulllah dengan ‘Ukaf ibn Wida’ah Al Hilali “ Apakah engkau telah beristri hai ‘Ukaf?” “Belum Yaa Rasulullah “ “Bukankah engkau memiliki budak wanita ?” “Tidak Ya Rasulullah.” “Bukankah engkau pemuda sehat dan mampu hai ‘Ukaf?” “Benar Ya Rasulullah.” “Kalau demikian engkau termasuk teman syaithan. Atau engkau termasuk pendeta Nasrani. Lantaran itu bearti engkau termasuk golongan mereka. Atau mungkin engkau termasuk golongan kami, maka hendaklah engkau berbuat seperti apa yang kami lakukan. Karena sunnah kami adalah beristri. Orang yang paling buruk diantara kami adalah orang yang membujang. Dan yang paling hina diantara kami adalah para bujangan... “ Sepotong cerita yang didapat dari buku yang sedang dibaca. Helai demi helai lembaran yang saya baca semakin membuat tertunduk,merasa semakin malu dihadapanNya. Dan bukankah malu sebagian daripada iman ? Yaa, satu hal lagi yang semakin terpatri, sungguh janganlah kita beputus asa dari rahmat Allah :”) *** Andai...

^__^

haaa,,  bete gw lumayan terobati,,  hari terakhir (resmi) PL malah ada perasaan bete.. gtw kenapa, kaya orang lagi banyak pikiran..  but guys, did you know, we just have to turn on " batik bazar " ,, haha baru saja liat yang berkelipan disana sini, liat warna-warni berpajangan, liat kain yang melambai-lambai, liat wajah-wajah yang mengharapkan datangnya keajaiban di hari akhir saat bazar,  semua benda yang di pajang seakan memanggil naluri gw untuk menjadikannya hak milik gw..  #tsaah

Allah berkata: " Ya, Ini terbaik Untukmu..."

Sedikit menanggapi postingan "Aku ujian bagimu, kamu ujian bagiku..." kalau mau ditelaah lagi, banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjalanan kisah Mba Adinda dan Mas Putra. Sedikit saya akan coba menggambarkan dari sudut pandang saya, bukannya lancang tapi ada bagian-bagian yang juga pernah saya alami. #Istighfar Keran Air Hati kita bagaikan keran air. Loh kenapa keran air? Biasanya Gembok dan Kuncinya. Hee, iya itu memang benar tentang gembok dan kunci, tapi tetap saja yang menggenggam hati kita hanyalah Allah semata, jadi perihal gembok dan kunci mintalah sama Allah. :) Atau sering terdengar... " iyaa hati kita digembok, kuncinya ada di ayah saya, so datangilah ayah saya. hihi. " Ahh udah ah, balik lagi ke keran air, ungkapan ini sebelumnya sempat saya baca dari salah satu postingan Bang Tere. Jangan membuka keran hati kita, jika belum siap untuk mengaturnya. Jangan sekali - kali membukanya jika memang belum ada ada wadah yang bisa menampungnya. Jik...