Skip to main content

-mendekapmu-

umii, semalam rasanya ku ingin sekali mendekapmu
kudekati kau yang tengah terlelap dalam tidurmu
ku tatap wajahmu

umii, kelelahan nampak pada wajahmu
segurat sedih menghampiri perasaanku
menyayat hati meruak barisan sendu di wajahku

umii,, tak jarang ketika malam tiba
dan kau telah tertidur pulas
ku perhatikan gerakan dadamu
ku letakkan jemariku tepat dibawah lubang hidungmu
untuk ku pastikan tarikan nafasmu umi

umii,,semalam rasanya ku ingin sekali mendekapmu
ku baringkan tubuh ini tepat disampingmu
ku peluk tubuh kecilmu
kudekap erat, sampai-sampai kau terbangun dan membenarkan posisi tidurmu
dan ku sunggingkan senyum kecil kepadamu

umii,,
dalam peluk lelahku dan lelahmu itu
kurasakan kehangatan dan kenyamanan membalut dalam tubuhku

umii,,
aku pun tak sadar kapan aku mulai larut dengan dewi malam
dan hingga pagi menjelang, ku terbangun dan sering kudapati kau tak di sampingku

ketika ku mulai menggerakkan bola mata
ku lihat kau tengah asyik berdialog dengan Tuhan, Sang Pencipta Alam
oh, sungguh malam yang indah setiap harinya bagimu,umi
kau menyapa Tuhan dikala sepertiga malam datang

umii,,aku senang semalam bisa memelukmu
dalam doaku tak kan pernah luput namamu
dan ku yakin dalam untaian doamu tak kan pernah luput balutan doa untuk anak-anakmu


" Ya Allah, berikanlah rahmat, berkah, keselamatan, kesehatan, dan perlindungan kepada umii.."

Rabbighfir lii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa...

Aamiin 

Comments

Post a Comment