Skip to main content

Posts

Dari awal

Rupanya jalan ini masih berlanjut, entah apa yang nanti ada di depan sana. satu yang kuyakini, akan ada jalan yang menaik, menurun, dan mungkin sesekali berkelok  ada yang keloknya tajam, ada yang biasa biasa saja rasa rasanya ini akan berawal lagi seperti kala itu ah tak apa, pikirku toh ada Allah.

KUMPULAN RESEP MPASI HANA - CHAN USIA 1 TAHUN ++ PART.1

Resep ini dikutip dari blog nya  Little-himawari . Saya reblog supaya gampang cari nya, menyambut satu tahun nya nakku, yang akan buka puasa dari gul-gar. Yeaaaayyy Resep 1. Pepes Nasi Tuna Bahan: Nasi aron secukupnya Tuna cincang secukupnya Mentega secukupnya Garam Secukupnya Wortel secukupnya, parut kasar Bayam secukupnya, cincang halus Air secukupnya Daun pisang How to cook: Panaskan mentenga, masukkan tuna, aduk Masukkan garam, wortel dan bayam, aduk rata Tambahkan air, masak sampai air habis Campurkan sayur dengan nasi aron/nasi baru matang, bungkus daun pisang (bentuk sesukanya :P), Semat dengan lidi, lalu kukus sampai matang Angkat dan sajikan deh Resep 2. Pisang Lapis Coklat Bahan: 1 buah pisang di potong menjadi 4 bagian 50gram coklat batang, lelehkan 30 gram sprinkles warna warni 4 buah stik es krim cara membuat: Tusukkan pisang yang sudah dipotong pada tusukan es krim Celupkanpisang ke dalam coklat leleh dan taburi dengan sprinkle...

Semakin kesini

Saya pun merasakannya, sepertinya mulai merasa gerah dengan suasana lingkungan makin kesini.. ya makin kesini. Pengaruh aplikasi medsos di HP yang saya instal, sedikit banyak mempengaruhi tindakan yang saya ambil. Influence nya sebegituunya terasaaa, hingga akhirnya mulai lah saya mereduksi satu demi satu, mulai dari line, twitter, dan path. Hanya ada 2 aplikasi medsos di hp saya, fb dan instagram, fb juga jarang saya buka kalau tidak hanya untuk memberikan jempol dari tautan kantor yang diberikan. Tulisan dibawah ngingetin saya ternyata perlu lagi saya mengasah rasa "CUKUP" atas apa yang saya miliki saat ini, saya harus bisa memilih mana hal yang benar-benar saya BUTUHKAN bukan karena hanya sekedar KEINGINAN. Sila dibaca.... Esensialisme Saya sedang belajar menyederhanakan hidup saya hingga pada hal-hal yang esensial. Segala hal yang ada pada hidup saya mestilah eksis karena saya membutuhkannya — bukan karena saya menginginkannya, atau bahkan tanpa alasan. Hal-hal ya...

literally 3 years

Oh Allah, please grant my family with a lot of Your Love, Your Warmth, Your Kindness,and always guide us in a right of your path. aamiin allohumma aamiin Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatinaa qurrota 'ayun waj'alna lilmuttaqina imaama.

Pulang

-Selepas shalat maghrib- Kaka: K Ade: A K: Kamu kenapa nangis? A: Ga papa ka...sambil terus netesin air mata K: Loh....itu ade kenapa nangis ? ( kaka mendekat sambil ngelapin air mata yang ngalir ) A: Ga papa ay, aku beneran gpp K: Ya udah, kaka ganti pertanyaannya...hal apa yang membuat ade nangis sayang? A: (terdiam..kemudian lepas...) Aku terharu ay,, makasih ya ay, ibu sama bapak perhatian banget sama aku pas di Malang kemaren. Ibu selalu nanyain mau makan apa, merhatiin aku yang masih lemeees sama mual-mual, Bapak sampe bantu kora - kora (cuci piring) supaya anak wedoknya gak cuci piring dan kecapean. huhu... makasih ya aaaay.... *Kemudian dipeluk kaka* aah..kini ku tahu mengapa kau begitu merindukan pulang, merindukan kehangatan keluarga di Malang. :')

First Greeting

its been a long time not to see and visit my only one blog. Hai, Ka...semoga kaka di dalam sana makin kuat ya, tumbuh sehat sempurna dengan doa - doa ayah dan ibu kepada Allah buat kaka.  Terlebih saat ini bulan Ramadhan, ka. Bulan dimana pintu - pintu rahmat di buka, bulan dimana segala kebaikan Allah lipat gandakan. Maka dari itu, ayah dan ibu tidak mau kelewatan mendoakan kebaikan demi kebaikan untuk kakak. May Allah bless you there :') Honestly, mom cals your dad also with "Kakak", but its so different meaning with "Kaka" that we put in you. But, I prefer to call you with Baby K, weather you are a boy or a girl then. :)) Oh ya my baby K, in this Holy month I wanna to tell you something about LOVE. Love is energy Love is protect Love is when each other take closer to our Creator Love is patient Love is appreciate And mom more and more in Love with your dad now Your dad so take care of me, because of your present in my womb He protect ...

Tidak Cukup

kadang terus beramal baik  saja tidak cukup karena jika tanpa disertai ilmu, tak beartilah amal kadang membersamai dengan yang dicinta saja tidak cukup karena bersama yang dicinta tanpa disertai selalu hadir ridha dan keberkahan dari Nya adalah sia sia kadang berharap saja tidak cukup karena jika tanpa ada rasa takut tak lengkaplah ibadah pada Nya tetapi niat baik sebelum kebaikan dapat terlaksana itu sudah cukup membuat tercatatnya satu amalan kebaikan.

Terima Kasih

yang melepaskan " berterimakasihlah kepada yang pernah datang dan mengetukmu. dia adalah orang baik yang mau memperjuangkanmu bahkan saat kamu tidak percaya kamu layak diperjuangkan. berterimakasihlah kepada yang melepaskanmu. dia adalah orang baik yang tak ingin terus berdiri di depan pintu dan menghalangi yang kelak membukanya." @prawitamutia

a lil advise for bride to be :')

Sedikit nasihat pernikahan dari seorang ayah, untuk putrinya yang beberapa saat lagi akan menikah. :') and this part is touching me the most. Thank you for sharing this, mutia-the bride to be-,may Allah makes everything well for your wedding. ------------------------------------------------------------------- “tapi, kamu tau kan bagaimana seorang istri bisa bahagia?” “bersyukur ya Pak?” “betul, bersyukur. selalu merasa cukup. selalu merasa ada. rezeki istri datangnya lewat suami Nak. kamu harus percaya itu. jangan pernah berpikir kamu harus mandiri karena sewaktu-waktu bisa ditinggal suami. memang sewaktu-waktu suami bisa pergi, tapi tugas suami pulalah menyiapkan kepergiannya. percayalah selalu bahwa rezekimu akan datang lewat suamimu, nanti ada rezeki yang datang dari tangan-tangan lain.” “iya Pak, percaya.” “itulah mengapa jika istri bersyukur, rezeki suami pasti akan ditambah oleh Allah. itu janji Allah. jika hamba-Nya bersyukur, Allah akan menambah nikmat kepadanya.” ...

Perempuan di antara anak-anak.

Bagiku, perempuan yang bersedia merelakan waktunya untuk membersamai anak-anak adalah kecantikan yang sebenarnya. Perempuan yang rela memberikan waktunya untuk mengurus mereka, mengajarinya dengan sabar, memeluk mereka ketika menangis, menggandeng tangan mereka, dan mengajarkan hal-hal baik. Karena yang demikian itu tidak banyak yang tulus. Karena ketulusanlah yang melahirkan setiap mili-energi yang menyusun kata-kata, menegakkan kaki untuk melangkah, dan melembutkan tangan untuk menyentuh mereka. Bagiku, sisi paling menarik seorang perempuan ada di dalam hubungan-hubungan emosinya terhadap orang lain. Kesantunan dan kelembutan hatinya terlihat saat berinteraksi dengan orang tua dan anak-anak. Kecantikan yang melampaui kualitas bedak dan gincu, melampaui model-model pakaian terkini, melampaui segala khasiat pemutih, pelangsing, dan lulur mandi. Perempuan di antara anak-anak itu bidadari, sebab anak-anak selalu jujur terhadap perasaannya. Dengan siapa mereka nyaman dan tidaknya...

Waktu untuk Dia

"Terlalu banyak berbicara tentang Allah, sampai lupa menyediakan waktu khusus berbicara dengan Allah" Beberapa waktu yang lalu membaca postingan dari Ustad Salim a Fillah di fans page nya. Nyatanya, sudah berapa banyak waktu khusus yang kamu berikan untuk Allah.

Jadilah Madrasah-ku

Sudah tiga bulan langkah kaki ini bertapak menjalani setiap sudut ruang ini Namun jika ingin kukatakan sebenarnya, bahwa hati ini masih rindu.. Ya, rindu dengan sahabat dan keluarga di madrasahku lamaku Semangat berjalan menuju madrasah lamaku itu... jujur saja selalu ada semangat yang menemaninya Selalu ada harap ilmu baru yang kan didapat Tidak hanya itu, tapi ada juga ada harap untuk bisa memberikan apa apa saja yang kubisa lakukan disana Perjuangan disini dimulai. Semoga shalat dan sabar menjadi jalan pertolongan dari Mu, Yaa Rabb Semoga ada kebaikan yang bisa ditanam di sudut ini Semoga ada hikmah dalam setiap gerak langkah detik yang terlewat Semoga kelak, saya menjadi bagian dalam pemberat kebaikan, disini. Catatan yang tersimpan semenjak prajabatan selesai. Juli 2015.

:')

Apa-apa yang dituju terkadang tak sesuai dengan apa yang orang lihat, pikir bahkan rasa.  Sebaik - baiknya meletakkan NIAT dalam hati hanyalah karena Allah Ta'ala

ESOK

Esok, ketika kekecewaan dan kesedihan hari ini membuat kita tersenyum. Tersenyum karena kita mengerti dan memahami mengapa kesedihan dan kekecewaan itu harus kita alami hari ini. Kita bersyukur bahwa apa yang terjadi hari ini mengantarkan kita kepada kebahagiaan yang hakiki. Esok, ketika segala penolakan yang kita terima membuat kita tersenyum. Tersenyum karena kita menyadari bahwa penolakan itu membuat kita menemukan apa yang sejatinya untuk kita, kita menemukan ketulusan yang kita cari susah payah hari ini. Esok, ketika segala pengorbanan kita membuat kita lega. Karena tidak ada yang sia-sia dari sebuah perjuangan dan kita menyadari bahwa apa yang sedang kita korbankan hari ini, entah itu waktu kita, tenaga kita, bahkan perasaan kita. Esok, seluruhnya tergantikan dengan sesuatu yang tak terduga dan itu membuat kita merasa pengorbanan ini terasa sangat berharga. Esok, ketika kita telah sampai pada jawaban dari pertanyaan-pertanyaan hidup kita hari ini. Menjadi apa nanti...

Perjuangan

Kadang, saat kita sedang berjuang akan sesuatu yang ingin kita raih. Perjuangan itu tidak terletak pada upaya kita kita untuk mendapatkannya, tapi justru pada perjuangan mengalahkan diri kita sendiri. Mengalahkan ego, mengalahkan ekspektasi, dan mengalahkan kekhawatiran kita. Perjuangan itu bukan terletak pada sesuatu yang akan kita perjuangan. Menjadi berharga atau tidaknya adalah pada kemampuan kita dalam mengalahkan diri kita sendiri. Ego yang sedemikian tinggi, ekspektasi kita yang berlebihan, dan kekhawatiran kita yang tidak beralasan. Kita berjuang untuk mengalahkan kekhawatiran pada masa lalu, masa depan, kemapanan, dan banyak hal lain yang membuat kita ragu-ragu. Kita berjuangan untuk mengalahkan ego kita, bahwa seringnya kita meminta begitu banyak hal, membuat begitu banyak syarat, yang pada akhirnya kita berjuang untuk menegosiasikannya tanpa kita harus merasa menurunkan harga diri. Dan kita juga berjuang untuk mengalahkan ekspektasi kita, bahwa kita harus membuka luas ruang ...

Doa-Doa

Pernah tidak kamu ragu pada kekuatan sebuah doa? Ketika kamu merasa begitu lelah pada keadaan yang menimpamu. Ketika kamu begitu penat memikirkan segala masalah yang rasanya bebannya tak kunjung terangkat. Saat itu, saat dimana doa-doa kita tidak dijawab dengan jawaban langsung. Kita tidak tahu apakah ditunda atau diganti dengan yang lebih baik. Karena saat itu, kita merasa inilah yang terbaik. Kalau saja kita melihat bagaimana Allah berencana pada hidup kita, mungkin hati kita akan segera luluh demi melihat kecintaan-Nya. Hanya saja kita tidak melihat itu dan kita senantiasa menginginkan apa yang sedang kita harapkan menjadi kenyataan. Padahal, cara kerja Allah tidak demikian. Mas Gun

33 TAHUN "HANYA" DAPAT 8 HAL

⊙Suatu hari, Imam Syaqiq Al Balkhi bertanya kepada muridnya yang bernama Hatim Al Ashom : ■Imam syaqiq : "Sudah berapa lama engkau menuntut ilmu dariku ?". ●"Sudah 33 tahun", jawab Hatim. ■"Apa yang telah kau pelajari, selama 33 th ini ?", tanya Imam Syaqiq. ●"Hanya 8 hal ", jawab Hatim. ■" Inna lillahi wa inna ilaihi rooji'uun ! Kuhabiskan umurku untuk mendidikmu, namun kau hanya mempelajari 8 hal dariku ?", Ucap Imam Syaqiq heran. source:Osolihin.Wordpress.com ●"Benar Yaa Syeikh, aku hanya mempelajari 8 hal saja, aku tidak mau mendustai anda", jawab Hatim. ■"Coba sebutkan 8 hal yang telah kau pelajari itu ! ". pinta Imam Syaqiq. ●Hatim Al Ashom pun berkata : ♥Pertama : "Kulihat setiap manusia memiliki seorang kekasih. Ketika dia mati, kekasihnya ikut mengantarkannya hingga ke kuburan, lalu meninggalkannya sendirian di sana. ○Maka, Aku lebih memilih amal kebajikan sebagai keka...

Sabarlah bersamaku.

menunggu pagi meyiapkan hati, menata dan kembali beranjak pergi bersama guratan mentari yang kian meninggi tak urung gerak cepat langkahmu semakin gesit setiap hari menyungsung hari demi hari menjemput rizki dari Sang Pemberi Rizki semangatmu kian tinggi bukan ah, ku salut akan usaha mu itu akan rasa tanggung jawabmu kepadaku membimbingku, melindungiku, menyayangi dan menyampaikan bait demi bait kebaikan terlebih saat ucapan yang kau sampaikan selepas kau menunaikan kewajiban sehari lima waktu di rumah Allah tahukah kau, ka? momen inilah yang kan menjadi penguat kita penguat kita untuk selalu terjaga dalam kebaikan syariahNya pun semoga ini menjadi hujjah bagi kita di yaumul akhir kelak bahwa kita, bahwa kita sudah saling mengingatkan dalam kebaikan melihatmu begitu kuat tak ayal aku pun semakin berusaha menegakkan hati ini berusaha tuk tidak selalu menunduk tak hanya bercerita saat tak nyaman hati ini merasa tetapi akupun berusaha berbagi cerita bahagia bers...

Amal Baik dan Kebaikan

Sedikit tergelitik untuk menulis, ketika pagi ini membaca beberapa grup chatting yang ramai dengan pesan-pesan singkat dari teman-teman. Ada yang berjualan, ada yang share info tentang kebijakan pemerintah Arab Saudi kepada para korban di kejadian beberapa waktu lalu, broadcast tentang amalan - amalan kebaikan, ada pula yang beraksi untuk saling 'mengingatkan dan meyemangati' pun ada yang sekedar menyunggingkan senyum ataupun memberi ikon acungan jempol. Dari sekian banyaknya topik yang muncul, topik- topik ini yang sering menjadi magnetik di grup, yaa tentang jomblo, nikah dan poligami. Bagi para bapak - bapak  tertentu, ada yang sangat senang sekali memulai bahasan tentang poligami, kemudian ada bapak lain yang menyanggah untuk tidak melanjutkan topik ini dan akhirnya selesai untuk saat itu. Tetapi ada suatu saat topik ini akan muncul kembali dan selanjutnya ada yang 'memadamkan' (lagi). Menurut pribadi saya ini sih sunnatullah, bahasan yang meredup kemudian suat...

Palangkaraya

3 Agustus 2015 Pertama kali menginjakkan kaki disini, di salah satu belahan bumi Allah  Hamparan luas pepohon yang tersusun menjadi hutan hutan hijau Luasnya bentangan sungai sepanjang jalan Membuatku bergumam akan Begitu kayanya daerah ini Suburnya pepohonan nan hijau Siapa lagi jika bukan Allah lah yang menumbuhkannya ? Menjaganya dengan mengirimkan air dari langit - langit luas Menyiramnya kemudian menyuburkannya Maha Besar Allah atas sebanyak makhluk yang diciptakanNya. Maa Syaa Allah Sungai Kahayan, Palangkaraya