Skip to main content

Teduh arah


keteduhan langit malam laksana memayungi arah pandang sudut mata
teduh, lembut dengan pencaran arah
namun tak berdaya, arah pandang ini tak berarah

cengkraman udara perlahan menggores pipi
menggoyangkan sedikit kian sedikit menempa diri

pendaran cahaya lampu jalan berpencar ke sebagian sudut jalan
ronanya tak kuat namun cukup menuntun
bagi siapa saja yang hendak berlalu lalang

dan di ujung jalan sana
meski gelap semakin menyelimuti
tak hentinya mereka mereka bersuara

teduh memandangnya
namun
pandangan ini tak tau arahnya
entah apa yang ada dalam benak
namun yang kutau diri ini sesak










Comments

Popular posts from this blog

Andai Aku Tidak Menikah Dengannya

Dialog Rasulllah dengan ‘Ukaf ibn Wida’ah Al Hilali “ Apakah engkau telah beristri hai ‘Ukaf?” “Belum Yaa Rasulullah “ “Bukankah engkau memiliki budak wanita ?” “Tidak Ya Rasulullah.” “Bukankah engkau pemuda sehat dan mampu hai ‘Ukaf?” “Benar Ya Rasulullah.” “Kalau demikian engkau termasuk teman syaithan. Atau engkau termasuk pendeta Nasrani. Lantaran itu bearti engkau termasuk golongan mereka. Atau mungkin engkau termasuk golongan kami, maka hendaklah engkau berbuat seperti apa yang kami lakukan. Karena sunnah kami adalah beristri. Orang yang paling buruk diantara kami adalah orang yang membujang. Dan yang paling hina diantara kami adalah para bujangan... “ Sepotong cerita yang didapat dari buku yang sedang dibaca. Helai demi helai lembaran yang saya baca semakin membuat tertunduk,merasa semakin malu dihadapanNya. Dan bukankah malu sebagian daripada iman ? Yaa, satu hal lagi yang semakin terpatri, sungguh janganlah kita beputus asa dari rahmat Allah :”) *** Andai...

^__^

haaa,,  bete gw lumayan terobati,,  hari terakhir (resmi) PL malah ada perasaan bete.. gtw kenapa, kaya orang lagi banyak pikiran..  but guys, did you know, we just have to turn on " batik bazar " ,, haha baru saja liat yang berkelipan disana sini, liat warna-warni berpajangan, liat kain yang melambai-lambai, liat wajah-wajah yang mengharapkan datangnya keajaiban di hari akhir saat bazar,  semua benda yang di pajang seakan memanggil naluri gw untuk menjadikannya hak milik gw..  #tsaah

-mendekapmu-

umii, semalam rasanya ku ingin sekali mendekapmu kudekati kau yang tengah terlelap dalam tidurmu ku tatap wajahmu umii, kelelahan nampak pada wajahmu segurat sedih menghampiri perasaanku menyayat hati meruak barisan sendu di wajahku umii,, tak jarang ketika malam tiba dan kau telah tertidur pulas ku perhatikan gerakan dadamu ku letakkan jemariku tepat dibawah lubang hidungmu untuk ku pastikan tarikan nafasmu umi umii,,semalam rasanya ku ingin sekali mendekapmu ku baringkan tubuh ini tepat disampingmu ku peluk tubuh kecilmu kudekap erat, sampai-sampai kau terbangun dan membenarkan posisi tidurmu dan ku sunggingkan senyum kecil kepadamu umii,, dalam peluk lelahku dan lelahmu itu kurasakan kehangatan dan kenyamanan membalut dalam tubuhku umii,, aku pun tak sadar kapan aku mulai larut dengan dewi malam dan hingga pagi menjelang, ku terbangun dan sering kudapati kau tak di sampingku ketika ku mulai menggerakkan bola mata ku lihat kau tengah asyik berdialog denga...